Hendaklah seorang muslimah memperbaiki
penampilannya untuk menampakkan nikmat
Allah yang telah diberikan kepadanya.
“Sesungguhnya Allah senang melihat tanda
nikmat yang diberikan kepada hamba-
hambaNya.” (HR. Tirmidzi dan Hakim)
Seorang muslimah diperbolehkan untuk
menghiasi dirinya dengan hal-hal yang
mubah misalnya mengenakan sutra dan
emas, mutiara dan berbagai jenis batu
permata, celak, menggunakan inai (pacar)
pada kuku dan menyemir rambut yang
beruban, menggunakan kosmetik alami atau
kosmetik yang tidak mengandung zat
berbahaya dengan tidak berlebihan.
Dan
tentu saja berhias di sini bukanlah dengan
maksud mempercantik diri di hadapan lelaki
yang bukan mahramnya.
Hal yang dapat membantu memperbaiki
penampilan seorang muslimah adalah
memakan makanan yang bergizi serta tidak
berlebih-lebihan dalam makan dan minum.
“Makan dan minumlah, dan janganlah
berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak
menyukai orang-orang yang berlebih-
lebihan.” (Qs. Al A’raf: 31)
Selain itu juga rajin berolahraga dapat
bermanfaat untuk menjaga stamina dan
keindahan tubuh serta mempercantik kulit
seorang muslimah.
Rasulullah shallallahu
‘alaihi wa sallam merupakan teladan yang
baik dalam hal ini, beliau pernah mengajak
‘Aisyah radhiyallahu ‘anha untuk lomba lari
(HR. Abu Daud, Nasa’i dan Thabrani)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar